Gugatan Grup mulai Bergerak Karena Lotere Australia

Group Launches Lawsuit After Their Friend Keeps the Winnings to Himself

Gugatan Grup mulai Bergerak Karena Lotere Australia Membuat asumsi tentang uang bukanlah ide yang baik. Jangan berasumsi, misalnya, jika Anda memenangkan jackpot dengan sekelompok teman, semua orang akan setia dan berbagi kemenangan. Ini adalah pelajaran yang dipelajari sekelompok teman di Australia dengan cara yang sulit.

Sekelompok teman di Perth, Australia Barat, membuat kebiasaan berkontribusi untuk membeli tiket lotre dengan harapan suatu hari keberuntungan akan menghampiri mereka. Minggu demi minggu, mereka tidak mengalami masalah karena tidak ada kemenangan yang signifikan.

Menurut The West Australian, narasinya berubah bulan lalu. Orang yang ditunjuk untuk biasanya membeli tiket lotere memilih untuk menyimpan semua uangnya untuk dirinya sendiri setelah kelompok tersebut akhirnya berhasil.

Tidak Ada Cinta yang Dibagikan dalam Lotre

Trent Bowden membeli tiket lotre untuk grupnya yang terdiri dari 10 teman menggunakan rangkaian angka serupa yang selalu digunakan. Setelah berkali-kali gagal dalam undian, angka akhirnya menghadiahkan grup tersebut dengan US$1.496 (AUD 2.200). Trent Bowden melanjutkan untuk membeli satu set tiket lagi dengan uang yang mereka menangkan. Tiket baru ini menghasilkan hadiah sebesar US$1.905 (AUD 2.802).

Dia sekali lagi menggulung kemenangan menjadi undian Oz Lotto pada 12 November. Undian ini memberi mereka hadiah US $ 1,02 juta (AUD 1,5 juta). Namun, Bowden mengklaim lotere tersebut sebagai individu dan bukan perwakilan dari suatu kelompok. Secara teori, dia tidak perlu berbagi kemenangan dengan teman-teman loterenya.

10 anggota grup lainnya tidak siap untuk mundur. Mereka telah mengajukan gugatan terhadap Trent Bowden, dan Lotterywest, yang merupakan operator lotere milik pemerintah negara bagian di Australia Barat. Mereka melibatkan Lotterywest karena ketidakmampuannya untuk menyangkal atau mengenali pemenang lotre.

Penyelesaian Lebih Mungkin

Kemungkinan kasus tersebut sampai ke ruang sidang sangat kecil, karena kerugian finansial akan terlalu banyak. Namun, mengingat prioritas arbitrase dalam kasus seperti itu, penyelesaian lebih mungkin dicapai. Penggugat telah menyewa Cally Hannah, seorang pengacara lotre yang berpengalaman, untuk mewakili mereka. Beberapa bulan yang lalu, Cally Hannah mewakili pasangan dalam kesulitan yang sama.

Kasus tersebut melibatkan lebih dari US$42,81 juta (AUD 63 juta). Itu ada hubungannya dengan tuduhan bahwa anggota kelompok itu mengambil jumlah di atas bagiannya. Para pihak memilih untuk mencari penyelesaian, tetapi tidak ada informasi lebih lanjut yang dirilis tentang pengaturan akhir.

Tidak ada yang namanya gentleman’s agreement dalam hal uang, seperti yang ditemukan oleh salah satu pasangan Inggris tahun ini. Sangat penting untuk mendokumentasikan semuanya dari awal. Hal ini terutama berlaku di Amerika Serikat, di mana terdapat undang-undang perjudian yang rumit dan tidak konsisten dari satu negara bagian ke negara bagian lain.

Penting untuk dicatat, bahwa beberapa negara bagian di AS tidak mengizinkan kontrak perjudian, yang membuatnya lebih penting untuk memastikan legalitasnya. Jika kumpulan lotere menang dan anggota grup memutuskan untuk mengambil uang, mungkin tidak ada jalan lain.

Author: Bruce Parker